hukum pidana

Kode Etik Social Media

Kode Etik Sosial Media inilah yang menjadi filter awal bagi setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya dan dapat dilakukan terlebih dahulu semacam pemeriksaan kode etik kepada netizen yang dilaporkan ke Polisi

Membaca perkembangan berita terkait tersangka penghinaan yang dilakukan oleh beberapa netizen yang memposting “meme” Ketua Umum Golkar Setya Novanto,

saya menjadi berfikir apa perlu dibuat wadah perkumpulan Netizen?

Sama halnya wadah perkumpulan profesi jurnalistik seperti Persatuan  Wartawan Indonesia (PWI) dan lainnya.

Menurut saya membuat wadah perkumpulan netizen menjadi penting, khususnya untuk anda yang aktif bersosial media,

mengemukakan pandangan kita tentang situasi sosial yang terjadi.

Baca juga Perlindungan Hukum Penulis Blogger dan Sosial Media

Jika perkumpulan tersebut sudah berdiri dengan AD/ART yang jelas, kemudian perkumpulan dapat membuat Kode Etik bagi anggota perkumpulannya.

Sehingga wadah ini selain dijadikan sarana untuk berkumpul, mendata siapa dibalik sebuah akun SOSMED,

juga menjaga tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan seseorang sebagai pengguna SOSMED.

Kode Etik Sosial Media inilah yang menjadi filter awal bagi setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya,

dan dapat dilakukan terlebih dahulu semacam pemeriksaan kode etik kepada netizen yang dilaporkan ke Polisi.

Dengan demikian kebebasan berekspresi di SOSMED menjadi terlindungi namun tetap memiliki kode etik yang jelas.

Saya mendukung pendirian Perkumpulan semacam ini, hanya saja harus dibantu juga oleh banyak lapisan masyarakat termasuk pemerintah.

Setidaknya di dalam perkumpulan yang dimaksud terdapat Dewan Etik Sosial Media yang anggotanya terdiri dari Pakar IT, Pakar Hukum, dan Pakar Bahasa.

Pada akhirnya Dewan Etik setelah memeriksa seorang netizen, kemudian mengeluarkan sebuah rekomendasi apakah netizen yang bersangkutan melanggar Etika ber-SOSMED atau tidak.

Wadah ini diharapkan dapat menjadi penengah ditengah kisruhnya kebebasan berpendapat di SOSMED dan hak membela kehormatan seseorang.

Wadah ini juga yang dapat dijadikan sarana edukasi bagi seluruh pegiat SOSMED.

yahhh.. semoga saja ..

Menurut anda bagaimana? tulis di kolom komentar dibawah ini ya!


Tim PakarSolusi.com menjawab konsultasi dengan menghormati privasi anda.
Kirimkan konsultasi anda dengan mengikuti link pada gambar dibawah ini


tombol konsultasi sekarang

Konsultasi anda akan dijawab melalui email oleh Tim PakarSolusi.com dan jika anda memberikan persetujuan Via Email, materi konsultasi akan diposting pada PakarSolusi. com

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s